Daddy Long Legs – Jean Webster

Rating: 4.0 out of 5

“It isn’t the great big pleasures that count the most; it’s making a great deal out of the little ones–I’ve discovered the true secret of happiness, Daddy, and that is to live in the now.”

Daddy Long Legs.jpg

Review in English:

Daddy Long Legs is a classic children/teenagers’ kind of books, telling a sweet, yet courageous story. Before I review this book, I’d tell you why I choose to review this one among other classic books.

 This was my favourite children book, back when I was little. At that time, the story was only presented in several pages of short story with cute illustrations. However, I was hooked. Compared to other fairytales I read at that time, Daddy Long Legs presents different story. It’s funny and charming and kind. And recently, I finally found the complete version, and it is just as captivating as the short one.

 Jean Webster presents to you a story of an unfortunate girl who is given a chance of education. However, she never knew her benefactor, but persists on sending letters to him frequently reporting her progress. This story contains humor, romance, and determination from such a little girl, warming our heart but also planting good moral values to the reader. In addition, the ending is so satisfying in so many levels!

 Daddy Long Legs tells a story of Jerusha Abbot, an eighteen-year-old girl living in orphan asylum, until one day a mysterious millionaire agreed to send her to school, covering all the expenses she would need. He only raised one condition, which is for her to send him letters, reporting her progress. She only knows his shadows, who is he? Where would this new wide world take her?

 

Daddy Long Legs (1)

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Daddy Long Legs adalah sebuah cerita klasik anak-anak / remaja yang menyenangkan untuk dibaca. Sebelum menceritakan lebih lanjut tentang buku Daddy Long Legs, aku akan menjelaskan kenapa aku memilih buku ini di antara cerita-cerita klasik lainnya.

Buku ini adalah buku anak-anak kesukaanku sewaktu kecil. Saat itu, aku hanya memiliki cerita versi dongeng sebelum tidur-nya, yaitu singkat dan hanya terdiri dari beberapa lembar, serta diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Namun cerita Daddy Long Legs berbeda dari dongeng-dongeng lain yang pada masa itu lebih banyak mengenai putri dan pangeran. Cerita ini mengandur unsur humor, namun juga menampilkan kebaikan, keberanian, dan kecerdasan sebagai nilai-nilai yang perlu dipetik. Baru-baru ini, aku akhirnya menemukan versi asli-nya, dan ternyata ceritanya sama menariknya.

Jean Webster menceritakan tentang seorang gadis yang kurang beruntung dalam hidupnya, namun tiba-tiba mendapatkan kesempatan untuk bersekolah. Ia dibiayai oleh seseorang yang ia tidak kenal dan tidak pernah temui. Cerita ini sangat menghangatkan hati, namun juga menanamkan nilai-nilai baik dalam diri pembaca. Tambahan lagi, akhir dari ceritanya sangat memuaskan, lucu, dan tidak biasa!

Daddy Long Legs menceritakan tentang Jerusha Abbot, gadis berumur 18 tahun yang tinggal di panti asuhan, sampai suatu hari datanglah seorang jutawan misterius yang mau membiayainya sekolah. Ia akan tinggal di asrama sekolah elit, dan menempuh pendidikan yang terbaik. Namun Jerusha tidak pernah bertemu jutawan baik hati ini, yang hanya mengajukan syarat untuk menyuratinya secara berkala untuk melaporkan kemajuan pendidikannya. Siapakah jutawan itu? Dan ke mana dunia yang kini terbentang luas akan membawa Jerusha?

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s