Tuesdays With Morrie – Mitch Albom

Rating: 4.9 out of 5

“To learn how to die is to learn how to live”

Tuesdays with Morrie (1)

Review in English:

Before we start, try to remember someone you respect the most. It could be your teacher, professor, parents, monks, pastor, ulama, or somebody else. Now, imagine one day they popped up at your television, announcing their closing death.  

 This is the last lesson they want you to learn.

A lesson about how to live, by reflecting on death.  Delivered by Mitch Albom’s beloved professor, this book contains answer on each of your questions on life. Life is full of things to think about, items to pursue, goals to achieve, and people to meet. This legacy will help you in determining which ones are important, and which ones are merely distractions in life. Coming from a wise man, whom had bitten the sweet part and been the bitter side of the long drama we called life. I could swear to you that you would not waste your time by reading this, nor will you get nothing out of this. Indubitably.

 Here’s the preview!

 Morrie Schwartz, the college professor, was the person who understood Mitch Albom when he was young and impassioned, helped him to see the world as a more profound place, and gave him sound advice to guide his way through it. Perhaps, like Mitch, you lost track of this mentor as the years passed, the insights faded, and the world seemed colder. Wouldn’t you like to see that person again, to ask the bigger questions that still haunt you, and receive wisdom for your busy life the way you once did when you were younger?

 Tuesdays with Morrie (3)

 Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Berhentilah sesaat, dan cobalah mengingat. Siapakah seseorang yang kamu hormati dengan sangat? Mungkin guru, dosen, orang tua, biksu, pendeta, atau ulama? Kemudian, bayangkanlah suatu hari mereka tampil di televisi di rumahmu, mengumumkan bahwa kematiannya sudah dekat.

Ini adalah pelajaran terakhir dari Beliau.

Sebuah pelajaran, tentang bagaimana cara menjalani hidup, dengan berefleksi pada kematian. Disampaikan oleh seorang dosen yang pernah mengajar Mitch Albom di masa mudanya, buku ini memiliki jawaban dari banyak pertanyaan mengenai hidup yang seringkali menghantui kita. Memang, hidup ini penuh dengan hal yang harus dipikirkan, benda-benda pokok yang harus dibeli, cita-cita untuk dikejar, dan orang-orang yang harus ditemui. Buku ini adalah sebuah warisan yang akan membantumu menentukan manakah hal-hal yang penting, dan manakah hal-hal yang berperan sebagai distraksi dalam hidup. Dirangkum dalam ‘kelas’ singkat oleh Professor Morrie, yang telah menjalani manis dan pahitnya perjalanan panjang hidup.

Berikut sinopsisnya!

Morrie Schwartz adalah seorang dosen yang paling memahami Mitch Albom saat ia masih muda, seorang mahasiswa yang tidak sabaran. Profesor Morrie membantunya melihat dunia dari sisi yang berbeda, memberi nasihat-nasihat bijak untuknya menjalani hidup. Mungkin kalian, para pembaca, sama seperti Mitch, yang kemudian kehilangan kontak dengan mentor seiring berjalannya waktu, semakin banyaknya kesibukan, dan semakin kerasnya hidup. Maukah kamu menemui mentormu lagi untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan hidup yang masih menghantuimu, dan menerima secercah kebijaksanaan, seperti semasa muda dulu, untuk menjalani hidupmu?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s