It Ends with Us – Colleen Hoover

Rating: 4.8 out of 5

“There is no such thing as bad people. We’re all just people who sometimes do bad thing.”

It Ends with Us

(picture taken from Goodreads) 

Reviewed by: Kirana Nadhila

Review in English:

At first I thought it was just a cheesy triangle love story, but boy was I wrong. This book delivers much more than I expected. Hoover wrote this book based on her own experience; of being a child whose father was abusive to her mother, making it relatable and not the slightest bit exaggerating. The book gives you a perspective of how it is not black and white, how it is not easy at all to leave when you are the victim of domestic violence. The book makes you understand, and better yet: the book makes you feel empowered. Yup, this book is capable to do just that.

Though the topic was heavy, it is written in such light  sentences and layered with an engaging love story. The added twists are just right when and where they are needed to keep the story interesting enough for you not to put the book down. From the beginning all the little details of the characters’ actions build up to the end of the book, how literally ‘it ends with us’. If you are looking for a bittersweet love story, this book will certainly fulfill it and beyond.

Here’s a preview!

Lily hasn’t always had it easy, but that’s never stopped her from working hard for the life she wants. She’s come a long way from the small town in Maine where she grew up – she graduated from college, moved to Boston, and started her own business. So when she feels a spark with a gorgeous neurosurgeon named Ryle Kincaid, everything in Lily’s life suddenly seems almost too good to be true.

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Awal saya membaca buku ini, saya pikir ini hanyalah cerita cinta segi tiga biasa, tapi saya  salah besar. Buku ini menceritakan jauh lebih banyak dari itu. Hoover menulis buku ini berdasarkan pengalaman pribadinya sebagai seorang anak yang menyaksikan KDRT ayahnya terhadap ibunya. Ia mengemasnya sehingga mudah untuk dipahami dan tanpa hiperbola sama sekali. Buku ini akan memberikan pembacanya tentang dunia yang tidak hanya hitam dan putih, bagaimana sulitnya keluar dari lingkaran KDRT. Buku ini tidak hanya membuat kita memahami perasaan tokoh-tokohnya, namun juga memberi kekuatan kepada pembacanya. Yap, buku ini mempunyai daya tarik luar biasa.

Meskipun topik yang diangkat dalam buku ini cukup berat, gaya penulisannya ditulis dalam Bahasa  yang ringan dan dibumbui cerita cinta yang memikat. Kejutan-kejutan tambahan diletakkan di momen-momen yang tepat, sehingga alur cerita tidak pernah membosankan. Dari permulaan cerita, semua detail tokoh-tokohnya dibangun untuk memberi penutup yang luar biasa, sehingga judul ‘It Ends with Us’menjadi sangat mengena. Jika kamu mencari cerita mengenai pahit manisnya cinta, buku ini jelas akan memenuhi ekspektasimu, dan bahkan lebih.

Berikut cuplikannya!

Lily hidup dengan berbagai tantangan, namun itu semua tidak pernah membuatnya berhenti berusaha menggapai cita-citanya. Ia datang dari kota kecil di Maine, di mana ia tumbuh, lulus kuliah, lalu pindah ke Boston dan memulai usaha miliknya sendiri. Saat ia bertemu dan jatuh cinta dengan seorang spesialis syaraf, Ryle Kincaid, hidupnya seakan terlalu indah untuk dipercaya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s