I Heart New York – Lindsey Kelk

Rating: 3.1 out of 5

“When you didn’t feel like your support system was strong enough, then getting yourself out of the situation was the best thing to do”

I Heart New York

Review in English:

Have you ever had a dream to leave everything behind and start a new life somewhere far? Well, then you are just like me! Haha!

Personally, this book is truly relatable to me, and I bet to all of you, who crave or had done a dramatic change in your life. This character, Angela, is us, the confused, hurt version of us, desperate to leave her old life, due to unsupportive supporting system (ironic, huh?). You name it, family, friends, boyfriends. Angela has lost faith on them.

This is an easy novel. Something you will need to have and read when you are too tired of complicated stories. Something to accompany your nights when you came home after work, or something you just need to remember how to be young, bold, and naïve. I recommend you this book, because everybody needs a guilty pleasure book, but still with some depth in it. Even though the story mostly feel dreamy, later on throughout the plot it gets more and more realistic and not that cheesy. So, YOU need this. A too-good-to-be-true story about life, adventure, and love, but remain intact with what reality is all about. It’s fun, and definitely will put a smile on you, and maybe light up the dream in your heart.

Here is a lil preview:

Angela’s world was shattered when she caught her fiancé with another woman, and what’s worst was, it was not a fling. She just could not bear to stay in the same city, or country. She decided to fly to New York, with zero plan. But the weird thing is, she turns out to be living everyone else’s dream in NYC!

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Kalau kamu bisa meninggalkan rumah dan kotamu, ke mana kamu ingin pergi?

Pernahkah kamu berharap memulai hidup yang baru di suatu kota asing? Mungkin buku ini bisa membawamu bermimpi sejauh New York.

Bagiku, buku ini mampu memberikan keberanian dalam ceritanya, mengingatkan bahwa perubahan mungkin membawa nasib yang jauh lebih baik dibanding diam di tempat. Angela mewakili setiap pembaca yang mengidamkan perubahan dalam hidupnya yang lama dan memulai yang baru. Karena terkadang, orang-orang yang seharusnya mendukungmu tidak melakukan perannya.

Novel ini tergolong ringan dan menyenangkan. Cocok dibaca di saat sedang suntuk atau mumet dan membutuhkan hiburan. Buku ini memberi asupan untuk sisi dalam diri kita yang haus petualangan, pemimpi, dan romantis. Walaupun begitu, seiring berjalannya alur cerita, sisi-sisi realistis semakin terasa kuat ditampilkan oleh Lindsay Kelk. Saya harap, buku ini bisa memantulkan senyum melalui ceritanya padamu!

Berikut cuplikannya:

Dunia yang Angela tahu runtuh saat ia memergoki tunangannya sedang bersama wanita lain di pesta pernikahan sahabatnya. Angela tidak mau dan tidak bisa pulang ke rumahnya, yang mana ia tinggali bersama tunangannya. Dengan yakin dan sepenuh hati, Angela memutuskan terbang ke New York, menyongsong petualangan baru tanpa rencana sama sekali. Tapi nyatanya, di New York, ia menjalani hidup impian semua orang!

Advertisements

Rindu – Tere Liye

Rating: 3.0 out of 5

“Cara terbaik menghadapi masa lalu adalah dengan dihadapi. Berdiri gagah. Mulailah dengan damai menerima masa lalumu.”

Rindu

Review in English:

Related to current political weather in Indonesia, I would like to review a novel with deep religious value in it, and of course it is coming from our most-productive-author, Tere Liye! Yeay!

So this book is incredibly unique, and I have not read another book like it, telling a story of Hajj journey, back when it takes almost a month just to reach Mecca by ship. This is an Indonesian novel, and it would provide you with good insight on Islam’s views, and of course, the favorite aspect of Tere Liye, true love.

This novel is incredibly sweet and heart-warming, reminding you the true values of Islam (which is NOT anarchy or violence), while restoring faith in humanity. Even though this is fictional, Tere Liye has succeeded in injecting peace in his readers’ heart, as he promoted this particular thing: “everything will be resolved in the best way it would be”. Moreover, since there are a lot of characters with different backgrounds in the story, the readers will easily be hooked and felt connection with the character who gave great portrayal of Indonesians’ common issues.

Here’s the sneak peak:

From the moment Daeng Andipati aboard the ship with his wife and two daughters, he’s prepared to do a meaningful journey to The Holy Mecca. He also realizes that the voyage would be harsh and long. What he didn’t expect was to meet an amazing pious man who would help him in answering his long-suppressed-question that has been haunting his life. Furthermore, there are many people there with different stories, yet all haunted by their own questions and past. Turns out, the journey already starts purifying their souls even before they step on Mecca.

Rindu (2)

 Resensi dalam Bahasa:

Berkaitan dengan isu agama (terutama Islam) yang sedang sangat marak di tahun ini, aku ingin mengupas salah satu buku dari pengarang Indonesia yang menjunjung nilai agama Islam dalam setiap bukunya, yaitu Tere Liye.

Buku Tere Liye yang berjudul ‘Rindu’ mengangkat topik yang sangat unik, yaitu tentang perjalanan ibadah yang sangat diidam-idamkan semua umat Islam, Haji. Namun latar yang digunakannya adalah tahun 1938, di mana perjalanan haji pada umumnya tidak menggunakan pesawat, melainkan menggunakan kapal, dan memakan waktu hampir sebulan untuk mencapai kota Mekah.

Novel ini sangat menenteramkan hati, sekaligus juga mengingatkan kita tentang nilai-nilai asli dari agama Islam yang sebenarnya. Tere Liye sukses menanamkan kedamaian dalam hati pembacanya, mengingatkan lagi dan lagi bahwa “Apa pun yang telah atau akan terjadi adalah yang terbaik”. Selain itu, Tere Liye menempatkan beberapa tokoh utama, yang masing-masingnya memiliki problematika sendiri-sendiri, mewakili begitu banyak kasus yang umum terjadi dalam hidup manusia.

Berikut cuplikannya:

Daeng Andipati menaiki kapal Blitar Holland dengan komitmen untuk menjalani ibadah Haji dengan sungguh-sungguh, beserta istri dan 2 anak perempuannya. Namun yang tidak ia sangka adalah pertemuannya dengan tokoh agama yang berpengaruh di kapal tersebut, dan peristiwa-peristiwa yang mengikuti. Ia pun tak menyangka, bahkan sebelum ia menginjak tanah suci, ia akan dibantu untuk menyelesaikan konflik batinnya yang telah lama terpendam, begitu juga dengan beberapa orang lain di kapal itu yang memiliki masa lalu kelam. Perjalanan mereka telah dimulai, dan begitu juga proses mereka mencapai kedamaian hati.

 

The Harsh Cry of The Heron – Lian Hearn

Rating: 4.2 out of 5

“…and I fear far more…for my children, and my wife, and for my land and people.”

Harsh Cry of The Heron (2)

Review in English:

Do any of you still remember Otori Trilogy? Do any of you wonder, what happen then? Will Takeo’s reign last forever?

Well, here’s a book who will answer all those questions. The Harsh Cry of The Heron, a story that sets 16 years later, the time when after years and years of peace and happiness, that balance may finally be shaken.

Personally, reading this book has made me feel so conflicted. The story keeps growing on you, makes it impossible to put down. The conflicts getting thicker and thicker on each chapter, and as we all love Takeo so much, the readers will have drawn into emotion deeper and deeper, following his sorrow, his dreams, and his desperation.

Yeah….this is not the story of heroes, this is the story of defending the peace. Something, that apparently, couldn’t last forever. Well, without further a due, I’ll present you the preview:

Takeo and Kaede have successfully spreading and maintaining the peace of Three Countries for 16 years. They have 3 kids, and all girls. Shigeko, the oldest, and her sister, the twins, Maya and Miki. Takeo and Kaede rule the country as equal, creating a merger between masculinity and femininity. However, they can never run from the wheel of fate. Old secrets surfacing, revenge lurking closer and closer, and heart break turns into betrayal. Although Heaven gives all signs that it blesses Takeo, Heaven’s net is wide, and will Takeo sustain it, or will he forced to roll under the wheel?

Harsh Cry of The Heron (1)

Resensi dalam Bahasa (edited):

Kata orang, akhir hanyalah awal yang baru, begitu juga dengan kisah Klan Otori!

Akhir cerita Otori di Brilliance of The Moon memang sudah menutup satu babak panjang perjuangan Takeo dan Kaede, tapi pertanyaan-pertanyaan bermunculan, “Apa yang terjadi setelah itu?”

The Harsh Cry Of The Heron menceritakan petualangan baru Takeo dan Kaede, 16 tahun setelah mereka pertama resmi memerintah Tiga Negara. Setelah berhasil membangun dan menyebarkan kedamaian, kali ini, kedamaian itu terusik dan roda nasib mulai berputar ke bawah.

Bagi yang sangat menyukai kisah-kisah Klan Otori, membaca buku ini akan menjadi suatu dilemma sendiri, karena ceritanya membawa begitu banyak konflik-konflik baru yang membuat buku ini sangat menarik dan sama sekali tidak kehilangan pesonanya. Kamu akan dibawa untuk menyelami emosi Takeo, kesedihannya, mimpinya, dan keresahannya.

The Harsh Cry of The Heron bukanlah cerita tentang heroisme, tapi cerita perjuangan mempertahankan kedamaian, yang sayangnya, tidak bisa abadi. Ini dia cuplikannya:

Takeo dan Kaede telah berhasil menyebarkan kedamaian di Tiga Negara, rakyat mencintainya, tingkat kesejahteraan naik dan terjaga berkat keahlian diplomatis pasangan ini. Takeo dan Kaede menggabungkan dua unsur maskulin dan feminin dengan sempurna, memerintah secara setara dan saling mendukung. Takeo dikaruniai 3 anak perempuan, yaitu Shigeko si sulung, dan dua adik kembarnya, Maya dan Miki. Namun mereka tidak bisa lari dari kejaran nasib, dan roda mulai berputar turun. Rahasia-rahasia lama naik permukaan, dendam yang terkubur mendekat mengintai, dan kisah patah hati menjadi pengkhianatan. Mampukah Takeo mempertahankan kedamaian dengan restu Surga, ataukah ia dipaksa untuk tergulung roda nasib?

 

Cerita Cinta Enrico – Ayu Utami

Rating: 3.4 out of 5

Orang yang tidak pernah merasa tertekan tak kan bisa menginginkan kebebasan.

cerita-cinta-enrico-1

Review in English:

How often did you sit with your good friend, and listening to his/her life story in a comprehensive, truthful version? Don’t we all hide something from others or left out some part when we tell a story about ourselves? Don’t lie, admit it.

 Well, this is what this book offers you. Honesty, plain truth, and a complete story of a friend. Reading this book reminds you of a time where you spent the night at one of your friend’s place, then spending all night long sharing stories about their history. It also felt so much like what a guy friend would tell his other guy friend about his life. Ayu Utami has presented this story in such simple, no-drama story telling, even though it does full of drama, ups and downs.

 Ayu Utami is an Indonesian author that has been known for her work in such a long time. Her best-seller, ‘Bilangan Fu’ has the same style of this one, descriptive with a lot of insights on the character’s opinion on liberalism. Similar to it, Cerita Cinta Enrico spurred and splattered with liberalism all over, in such a nice and familiar concept.

 You are invited to get to know on who Enrico is, what is being kept by a jackass that never try to be one, instead simply longing for affection and simple happiness. Unfortunately, it’s a bit more complicated than what he thought. Life throws you a bunch of surprises, even coming from your own body. Will you recognize Enrico? Or are you him?

 If you truly want to get to know him, I recommend you to read this book. To read and hear it from its ‘mouth’ directly. And for you to have a fulfilling experience,  I won’t give you preview, since any preview will leak the story of his life. But I will tell you this: Enrico was born in a little village at the time of historical conflict in Indonesia. After that, his life keeps going downhill, though he tried his best to stay happy as a child. He started to gain control by using historical events in Indonesia to be his map of life, as it keeps up with his own journey of life.

cerita-cinta-enrico-2

 Resensi dalam Bahasa:

Coba ingat-ingat salah satu teman baikmu. Sekarang, pikirkan saat kamu menginap di rumahnya, apa yang kalian lakukan? Mengobrol? Makan bareng? Merokok? Main games? Tertawa?

Enrico berharap kalian mau melakukan hal-hal itu bersamanya. Enrico hanyalah temanmu, yang siap mencurahkan cerita hidupnya dan isi hatinya dengan gayanya yang santai. Ia duduk di sebelahmu, atau berbaring di kasurmu, menerawang, dan membeberkan kisah hidupnya, petualangan cintanya, dan mengingatkanmu akan momen-momen bersejarah yang bukan hanya bagi dunia, tapi juga baginya.

Ayu Utami sebagai pengarang yang sudah cukup lama berkecimpung sebagai penulis, selalu mempunyai gaya yang khas dalam bercerita. Novel kali ini pun kental dengan ciri khas Ayu Utami, dengan kesederhanaannya dan keakraban tokohnya dengan hidup sehari-hari, mengingatkan kita tentang seorang teman yang kita kenal begitu baik.

Kali ini, ia mengundang Anda untuk mengenal Enrico, seorang laki-laki biasa, yang bisa berlaku brengsek walaupun ia tidak bermaksud melakukannya, melainkan hanya dalam rangka mencari sepercik kebahagiaan hidup dalam pikirannya yang sederhana namun rumit. Hidup berjalan dengan sejuta pertanda, dan Enrico menghabiskan hidupnya untuk menafsirkan maksud dan arti kejadian-kejadian yang menimpanya. Termasuk pertanda yang timbul pada dirinya sendiri.

Dalam rangka mengenal Enrico, sebaiknya tidak dibeberkan sinopsisnya, tapi secara singkat, penggambaran Cerita Cinta Enrico adalah sebagai berikut: Enrico lahir dalam salah satu momen bersejarah dalam Indonesia, yang membuat kelahirannya pun menjadi penuh perjuangan bagi Sang Ibu dibanding Ibu lainnya. Setelah itu, seakan mengikuti hidupnya, momen-momen bersejarah bagi negaranya membuat momen bersejarah pula baginya dalam kehidupan personal. Ini adalah cerita tentang Enrico dan hidupnya yang sederhana, namun juga jauh dari kemudahan.

 

 

The Other Boleyn Girl – Philippa Gregory

Rating: 4.0 out of 5

“It is luck to love someone who is free to love you in return.”

the-other-boleyn-girl-1

Review in English:

I love this quote from The Other Boleyn Girl here. It describes the book perfectly, which mostly elaborates the pain in loving someone in such complicated political fiasco. This is a historical novel, but this time, we take England history.

It’s particularly taking us into women’s perspective in love and desire, and how it was being used for politics. This book bring up a topic of gender inequality, to the times where women basically being barred from having their own life, their own will, and being used by the family, having no voice whatsoever.

It was so hard for me to put the book down, because the plot’s flow is really rapid in taking its peak and finding a new conflict. Reading it makes you feel restless, the characters’ lives never on ease, there is always an issue lurking on the corner.

Okay, here’s a little preview:

Mary Boleyn comes to court not knowing her charm is attracting the attention of The King himself. Everything and everyone in her family flaunt her and clear her path to be the girl for The King. For a moment, she is lost in happiness, not realizing the wind started to change, and her position is far from permanent. Who is the person that will force her to step down? And how the court will stir up?

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Kutipan di atas menggambarkan buku The Other Boleyn dalam satu kalimat sederhana, di mana konflik dalam buku ini terfokus pada rasa sakit dan perjuangan yang ditempuh untuk mencintai seseorang di tengah konflik politik kerajaan yang rumit. Novel ini salah satu dari tipe novel historis, khususnya sejarah Kerajaan Inggris di era Tudor.

Buku ini membawa kita pada perspektif seorang wanita berdarah biru dengan pandangan-pandangan spesifiknya mengenai cinta dan nafsu.  Di samping itu, novel ini menyorot masalah absennya kesetaraan gender dalam kentalnya budaya kerajaan Inggris pada era tersebut. Bagaimana perempuan tidak diperbolehkan memilih hidupnya sendiri, dijadikan pion demi kedudukan dan reputasi keluarga. Tentu saja, hal ini masih terjadi sampai sekarang, kan?

Hampir mustahil untuk meninggalkan buku ini setelah memulai membacanya, karena alur plot nya yang cepat dan fluktuatif dengan cara yang sangat luar biasa. Hampir tidak ada jeda di mana cerita tidak memiliki konflik, karena selalu ada masalah ditampilkan oleh penulis yang kemudian menjadi bibit koinflik berikutnya.

Berikut sinopsisnya:

Tiba waktunya Mary Boleyn untuk ikut terlibat dan tinggal di istana. Namun yang tidak disadarinya adalah pesonanya yang berkilau dan mampu menarik perhatian bahkan seorang Raja. Semua orang mendukung dirinya dan memastikan Mary dan Raja tidak terhalang untuk bersatu. Dan untuk sesaat, Mary bahagia. Ia lupa bahwa kebahagiaan tidak pernah bertahan lama dalam istana. Siapakah yang akhirnya mampu menyingkirkan Mary? Dan bagaimana kelanjutan kehidupan di Istana?

 

 

 

Antologi Rasa – Ika Natassa

Rating: 4.0 out of 5

“Isn’t there a period in your life where you feel that every song written in the universe is about you?”

antologi-rasa-1

Review in English:

Hi! So today I want to talk to you about a more easy novel, in the genre of romantic.

This is an Indonesian novel, and if you’re looking for the ones in English, try to look for Anthology of Feelings. Ika Natassa is one of my favourite authors in this genre, since she is always brilliantly describe the feelings and relating it to daily life in a smooth way.

Anyhow, Anthology of Feelings is a cute novel, consisting of more than one main character, and focusing on their feelings, based on each point of view. So it’s really fascinating, to see the interaction of each character while knowing all the things going on inside their head.

This book is a very good book to help you relax after a busy day at work, or maybe after finishing exams. A kind of book that is suitable to be bring along while you are in a coffee shop or during flight. It’s easy to read and sweet. Anyhow, here’s a little preview:

Keara, Harris, Ruly, and Denise. Four friends that have been together for so long. But does each of them know what’s the other thinking? What’s the other keep secret from them?

Keara: “I want you so bad I’ll go back on the things I believe”

Harris: “If you make a girl laugh, she likes you. But if you make her cry, she loves you. Tonight, I just want to be the man that makes you stop crying”

Ruly: “What I didn’t tell her is the warmth in my chest when the nurse woke me up this morning, telling me my wife is awake. I have zero intention of correcting her.”

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Kali ini, yuk kita bahas buku yang ringan dan cocok buat refreshing otak!

Siapa yang nggak kenal Ika Natassa? Novelis Indonesia untuk genre chick-flick yang lagi hip banget belakangan ini? Novel-novel nya selalu bisa memadukan deskripsi rasa dan situasi dengan sangat brilian.

Antologi Rasa adalah novel yang sangat menyegarkan, bercerita tentang perasaan dari tokoh-tokoh utamanya, langsung dari sudut pandang masing-masing. Novel ini sangat menarik, interaktif, dan lucu, melihat masing-masing tokoh yang memiliki pola pikir berbeda, namun sangat sesuai dengan karakter masing-masing.

Buku ini cocok untuk dibaca di waktu-waktu santai, sepulang kerja, atau seusai ujian di kampus, atau saat nongkrong di coffee shop. Buku yang ringan, romantis, dan mengundang senyum. Okee…ini sedikit sinopsisnya:

Empat bersahabat: Keara, Harris, Ruly, dan Denise, sudah saling mengenal sejak lama. Namun apakah masing-masing tahu dan mengerti perasaan yang lain? Adakah mereka menyadari rahasia yang disimpan oleh masing-masingnya?

Keara: “Harus ada cara melupakan fakta bahwa dia adalah satu-satunya laki-laki yang kuinginkan yang tidak bisa kutaklukkan.”

Harris: “…lagu-lagu cinta Celine Dion dan Mariah Carey yang mengiringi ratapan gue. The fucking soundtrack of my pathetic life. Pengiring tawa para malaikat karena seorang PK seperti gue akhirnya merasakan juga perihnya disakiti perempuan.”

Ruly: “…elo terlalu baik buat dia. Elo juga terlalu baik buat gue, tapi gue akan berusaha membuat elo mengerti apa rasanya dicintai sepenuh hati. But I’m much too coward anyway. Orang yang menyayangi elo ini, adalah laki-laki paling pengecut sedunia.”