Madre – Dee

Rating: 4.0 out of 5

“Itulah cinta. Itulah Tuhan. Pengalaman, bukan penjelasan. Perjalanan, bukan tujuan. Pertanyaan, yang sungguh tidak berjodoh dengan segala jawaban”

Madre (3)

Review in English:

Hi! Most of you may have known Dewi Lestari aka Dee as one of Indonesia famous author. If you remember or have read it, I actually reviewed one of her best work, which is Supernova. However, over the years, Dee actually has written several compilations of short stories, and Madre is one of them. Personally, compared to her novels, I always love her short stories book rather than the novel, it’s never been disappointing.

Madre consist of 13 short beautiful stories that I’m sure will touch your heart and makes you think about the meaning of human relations. But the first story is particularly captivating, as it is about..wait for it….Bread. Who knows a story about bread could be this good?? Well, only Dee that can portrays brilliantly the conversations in someone’s mind, describe such simple things to become so rich and vivid, complex things such as real behavior of real people and how imperfect people is. She balances the beauty and the pain between lovers, friends, even teacher and students. Personally, for me, the stories stir a lot of feeling in my heart. It is astonishingly well written, and the issues are commonly found yet at the same time very unique.

It expands your mind, as well as expanding your knowledge. Dee helps you to broaden your mind and perspective on many things, slowly, patiently, like a mother teaching her daughter.

Here’s the preview of one of the story!

“How does it feel if your history changes in a day?”

I am suddenly a quarter of Tionghoa, my grandma is apparently a baker, and she, with a grandpa I have never known, inherited a new family member I also have never heard of before: Madre.

Madre (1)

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Dalam dunia sastra Indonesia, Siapa yang tidak kenal Dewi Lestari aka Dee? Kemarin dulu saya pernah membuat resensi tentang salah satu novel seri nya, yaitu Supernova. Namun sebenarnya selama ini, Dee sudah menulis beberapa kumpulan cerita pendeknya, dan Madre ini lah salah satunya! Untuk saya, cerita-cerita pendek Dee lebih menyentuh dibanding novel-novelnya. Cerita-ceritanya membuat saya banyak bertanya-tanya dan melakukan refleksi tentang hubungan saya dan manusia-manusia lain.

Madre terdiri dari 13 cerita dan puisi pendek, namun cerita pertamanya sangat unik dan menarik. Topik yang diangkatnya sangat sederhana dan janggal, namun ternyata amat menarik, yaitu roti. Siapa menyangka sepotong roti mampu membangun cerita yang begitu dalam dan detail? Begitulah Dee, mampu mendeskripsikan dan mengangkat topik begitu pintar sehingga selalu terasa bermakna. Dalam buku ini, Dee juga mengangkat banyak cerita tentang dinamika persahabatan dan percintaan. 2 hal yang seringkali hanya dibatasi benang yang tipis, dan entah di mana batas itu. Namun kisah yang begitu umum mampu Dee dalami dan olah sehingga terasa sangat kaya.

Dee mampu mengangkat suatu topik, memperluasnya, sekaligus menjabarkan dengan indah dan memperluas pemikiran dan pemahaman kita tentang suatu objek atau isu, dengan sabar dan perlahan, seperti Ibu bercerita pada anaknya.

Berikut cuplikan dari cerita pertama dalam Madre!

“Apa rasanya jika sejarah kita berubah dalam sehari?

Darah saya mendadak seperempatTionghoa,

Nenek saya seorang penjual roti, dan dia,

Bersama kakek yang tidak saya kenal,

Mewariskan anggota keluarga baru yang tidak pernah saya tahu: Madre.”

 

 

It Ends with Us – Colleen Hoover

Rating: 4.8 out of 5

“There is no such thing as bad people. We’re all just people who sometimes do bad thing.”

It Ends with Us

(picture taken from Goodreads) 

Reviewed by: Kirana Nadhila

Review in English:

At first I thought it was just a cheesy triangle love story, but boy was I wrong. This book delivers much more than I expected. Hoover wrote this book based on her own experience; of being a child whose father was abusive to her mother, making it relatable and not the slightest bit exaggerating. The book gives you a perspective of how it is not black and white, how it is not easy at all to leave when you are the victim of domestic violence. The book makes you understand, and better yet: the book makes you feel empowered. Yup, this book is capable to do just that.

Though the topic was heavy, it is written in such light  sentences and layered with an engaging love story. The added twists are just right when and where they are needed to keep the story interesting enough for you not to put the book down. From the beginning all the little details of the characters’ actions build up to the end of the book, how literally ‘it ends with us’. If you are looking for a bittersweet love story, this book will certainly fulfill it and beyond.

Here’s a preview!

Lily hasn’t always had it easy, but that’s never stopped her from working hard for the life she wants. She’s come a long way from the small town in Maine where she grew up – she graduated from college, moved to Boston, and started her own business. So when she feels a spark with a gorgeous neurosurgeon named Ryle Kincaid, everything in Lily’s life suddenly seems almost too good to be true.

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Awal saya membaca buku ini, saya pikir ini hanyalah cerita cinta segi tiga biasa, tapi saya  salah besar. Buku ini menceritakan jauh lebih banyak dari itu. Hoover menulis buku ini berdasarkan pengalaman pribadinya sebagai seorang anak yang menyaksikan KDRT ayahnya terhadap ibunya. Ia mengemasnya sehingga mudah untuk dipahami dan tanpa hiperbola sama sekali. Buku ini akan memberikan pembacanya tentang dunia yang tidak hanya hitam dan putih, bagaimana sulitnya keluar dari lingkaran KDRT. Buku ini tidak hanya membuat kita memahami perasaan tokoh-tokohnya, namun juga memberi kekuatan kepada pembacanya. Yap, buku ini mempunyai daya tarik luar biasa.

Meskipun topik yang diangkat dalam buku ini cukup berat, gaya penulisannya ditulis dalam Bahasa  yang ringan dan dibumbui cerita cinta yang memikat. Kejutan-kejutan tambahan diletakkan di momen-momen yang tepat, sehingga alur cerita tidak pernah membosankan. Dari permulaan cerita, semua detail tokoh-tokohnya dibangun untuk memberi penutup yang luar biasa, sehingga judul ‘It Ends with Us’menjadi sangat mengena. Jika kamu mencari cerita mengenai pahit manisnya cinta, buku ini jelas akan memenuhi ekspektasimu, dan bahkan lebih.

Berikut cuplikannya!

Lily hidup dengan berbagai tantangan, namun itu semua tidak pernah membuatnya berhenti berusaha menggapai cita-citanya. Ia datang dari kota kecil di Maine, di mana ia tumbuh, lulus kuliah, lalu pindah ke Boston dan memulai usaha miliknya sendiri. Saat ia bertemu dan jatuh cinta dengan seorang spesialis syaraf, Ryle Kincaid, hidupnya seakan terlalu indah untuk dipercaya.

Kenanga – Oka Rusmini

Rating: 2.7 out of 5

“Bukankah semua tokoh memegang peranan yang ada artinya bagi tokoh lain, sekalipun tokoh itu hampir tidak ada artinya.”

Kenanga (1)

Review in English:

Indonesia. What is the thing widely known by foreigners about Indonesia?

 Yup, Bali.

 Bali is a part of Indonesia with great preservation on its culture. Its unique tradition, mixed with its mesmerizing nature has been the things that make Bali stand out so much. However, it is very rare of us to have deep insight on how it feels to be a Balinese, even as Indonesian.

 Oka Rusmini has presented a brand-new perspective on how cultural values being brought to Balinese individuals’ life. The background of the story was crammed with traditional rules, ceremonies, daily traditions, and society classification. However, it is very easy to understand, and the story is light enough to be grasped. Most of the story is about romance and the cultural constrains regarding it.

Here’s a little peek!

 Kenanga is a Balinese woman, full of ambitions and dreams. She is smart and determined, but a stubborn girl. But her world turned upside down when he met Bhuana, a man so in love with her. Ironically, her sister, Kencana, sees Bhuana as her life purpose. Life goes on, but where would this twisted thread of destiny bring them?

Kenanga (2)

 Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Bali atau Pulau Dewata adalah salah satu sumber pariwisata terbesar Indonesia. Namun, seberapa dalam kah kita tahu mengenai Bali? Hanya sekedar pantai-nya? Barong? Ubud? Makanan-makanannya yang terkenal enak dan pedas?

Kedalaman budaya Bali mengakar kuat pada setiap individu yang lahir di tanah tersebut. Nilai-nilai budaya yang diturunkan dan dijaga hari demi hari, tahun demi tahun. Kali ini, Oka Rusmini mencoba memberikan gambaran mengenai bagaimana nilai-nilai budaya Bali memengaruhi perilaku, tata bahasa, dan keputusan-keputusan hidup masyarakat Bali.

Cerita Kenanga berkisar seputar romantisme, namun dibalut dengan indah oleh budaya Bali yang tidak banyak orang awam paham, atau bahkan sekedar tahu. Latar belakang cerita begitu kaya dengan adat istiadat, tata krama, upacara adat, dan kebiasaan spiritual sehari-hari masyarakat Bali. Hal ini menambah kedalaman dalam romantisme cerita yang dibangun oleh Oka Rusmini.

Berikut sedikit cuplikannya!

Kenanga adalah seorang perempuan muda Bali yang penuh impian dan ambisi. Ia cerdas, ulet, tapi juga keras hati. Baginya hidup adalah karier. Namun, ambisi dan impian Kenanga rontok ketika mengenal Bhuana, lelaki yang amat mencintainya. Ironisnya, justru kepada Bhuana, adik Kenanga, Kencana, mengabdikan seluruh hidup dan cintanya. Roda hidup terus berjalan, namun ke mana kah benang takdir yang saling membelit ini akan membawa mereka?

 

Daddy Long Legs – Jean Webster

Rating: 4.0 out of 5

“It isn’t the great big pleasures that count the most; it’s making a great deal out of the little ones–I’ve discovered the true secret of happiness, Daddy, and that is to live in the now.”

Daddy Long Legs.jpg

Review in English:

Daddy Long Legs is a classic children/teenagers’ kind of books, telling a sweet, yet courageous story. Before I review this book, I’d tell you why I choose to review this one among other classic books.

 This was my favourite children book, back when I was little. At that time, the story was only presented in several pages of short story with cute illustrations. However, I was hooked. Compared to other fairytales I read at that time, Daddy Long Legs presents different story. It’s funny and charming and kind. And recently, I finally found the complete version, and it is just as captivating as the short one.

 Jean Webster presents to you a story of an unfortunate girl who is given a chance of education. However, she never knew her benefactor, but persists on sending letters to him frequently reporting her progress. This story contains humor, romance, and determination from such a little girl, warming our heart but also planting good moral values to the reader. In addition, the ending is so satisfying in so many levels!

 Daddy Long Legs tells a story of Jerusha Abbot, an eighteen-year-old girl living in orphan asylum, until one day a mysterious millionaire agreed to send her to school, covering all the expenses she would need. He only raised one condition, which is for her to send him letters, reporting her progress. She only knows his shadows, who is he? Where would this new wide world take her?

 

Daddy Long Legs (1)

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Daddy Long Legs adalah sebuah cerita klasik anak-anak / remaja yang menyenangkan untuk dibaca. Sebelum menceritakan lebih lanjut tentang buku Daddy Long Legs, aku akan menjelaskan kenapa aku memilih buku ini di antara cerita-cerita klasik lainnya.

Buku ini adalah buku anak-anak kesukaanku sewaktu kecil. Saat itu, aku hanya memiliki cerita versi dongeng sebelum tidur-nya, yaitu singkat dan hanya terdiri dari beberapa lembar, serta diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Namun cerita Daddy Long Legs berbeda dari dongeng-dongeng lain yang pada masa itu lebih banyak mengenai putri dan pangeran. Cerita ini mengandur unsur humor, namun juga menampilkan kebaikan, keberanian, dan kecerdasan sebagai nilai-nilai yang perlu dipetik. Baru-baru ini, aku akhirnya menemukan versi asli-nya, dan ternyata ceritanya sama menariknya.

Jean Webster menceritakan tentang seorang gadis yang kurang beruntung dalam hidupnya, namun tiba-tiba mendapatkan kesempatan untuk bersekolah. Ia dibiayai oleh seseorang yang ia tidak kenal dan tidak pernah temui. Cerita ini sangat menghangatkan hati, namun juga menanamkan nilai-nilai baik dalam diri pembaca. Tambahan lagi, akhir dari ceritanya sangat memuaskan, lucu, dan tidak biasa!

Daddy Long Legs menceritakan tentang Jerusha Abbot, gadis berumur 18 tahun yang tinggal di panti asuhan, sampai suatu hari datanglah seorang jutawan misterius yang mau membiayainya sekolah. Ia akan tinggal di asrama sekolah elit, dan menempuh pendidikan yang terbaik. Namun Jerusha tidak pernah bertemu jutawan baik hati ini, yang hanya mengajukan syarat untuk menyuratinya secara berkala untuk melaporkan kemajuan pendidikannya. Siapakah jutawan itu? Dan ke mana dunia yang kini terbentang luas akan membawa Jerusha?

 

 

I Heart New York – Lindsey Kelk

Rating: 3.1 out of 5

“When you didn’t feel like your support system was strong enough, then getting yourself out of the situation was the best thing to do”

I Heart New York

Review in English:

Have you ever had a dream to leave everything behind and start a new life somewhere far? Well, then you are just like me! Haha!

Personally, this book is truly relatable to me, and I bet to all of you, who crave or had done a dramatic change in your life. This character, Angela, is us, the confused, hurt version of us, desperate to leave her old life, due to unsupportive supporting system (ironic, huh?). You name it, family, friends, boyfriends. Angela has lost faith on them.

This is an easy novel. Something you will need to have and read when you are too tired of complicated stories. Something to accompany your nights when you came home after work, or something you just need to remember how to be young, bold, and naïve. I recommend you this book, because everybody needs a guilty pleasure book, but still with some depth in it. Even though the story mostly feel dreamy, later on throughout the plot it gets more and more realistic and not that cheesy. So, YOU need this. A too-good-to-be-true story about life, adventure, and love, but remain intact with what reality is all about. It’s fun, and definitely will put a smile on you, and maybe light up the dream in your heart.

Here is a lil preview:

Angela’s world was shattered when she caught her fiancé with another woman, and what’s worst was, it was not a fling. She just could not bear to stay in the same city, or country. She decided to fly to New York, with zero plan. But the weird thing is, she turns out to be living everyone else’s dream in NYC!

Resensi dalam Bahasa Indonesia:

Kalau kamu bisa meninggalkan rumah dan kotamu, ke mana kamu ingin pergi?

Pernahkah kamu berharap memulai hidup yang baru di suatu kota asing? Mungkin buku ini bisa membawamu bermimpi sejauh New York.

Bagiku, buku ini mampu memberikan keberanian dalam ceritanya, mengingatkan bahwa perubahan mungkin membawa nasib yang jauh lebih baik dibanding diam di tempat. Angela mewakili setiap pembaca yang mengidamkan perubahan dalam hidupnya yang lama dan memulai yang baru. Karena terkadang, orang-orang yang seharusnya mendukungmu tidak melakukan perannya.

Novel ini tergolong ringan dan menyenangkan. Cocok dibaca di saat sedang suntuk atau mumet dan membutuhkan hiburan. Buku ini memberi asupan untuk sisi dalam diri kita yang haus petualangan, pemimpi, dan romantis. Walaupun begitu, seiring berjalannya alur cerita, sisi-sisi realistis semakin terasa kuat ditampilkan oleh Lindsay Kelk. Saya harap, buku ini bisa memantulkan senyum melalui ceritanya padamu!

Berikut cuplikannya:

Dunia yang Angela tahu runtuh saat ia memergoki tunangannya sedang bersama wanita lain di pesta pernikahan sahabatnya. Angela tidak mau dan tidak bisa pulang ke rumahnya, yang mana ia tinggali bersama tunangannya. Dengan yakin dan sepenuh hati, Angela memutuskan terbang ke New York, menyongsong petualangan baru tanpa rencana sama sekali. Tapi nyatanya, di New York, ia menjalani hidup impian semua orang!